Selain Pramono Anung, dua kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Maruarar Sirait dan Ganjar Pranowo disebut-sebut menjadi calon kuat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan. Kiprah Maruarar mengawal angket Bank Century menjadi nilai jual bagi
politikus yang akrab disapa Ara ini. Begitu juga Ganjar Pranowo,yang
merupakan anggota pansus Century, selain cakap juga dianggap cukup cocok
dan dekat dengan sosok Megawati Soekarno Putri.
Menurut seorang
peninjau kongres yang enggan disebut namanya, dua kader muda PDI
Perjuangan ini menjadi pembicaraan diarena Kongres. Ara yang juga
memimpin organisasi sayap PDI Perjuangan sebagai Ketua Taruna Merah
Putih, dinilai sudah menunjukkan loyalitas dan kerjanya kepada partai
selama ini.
Anggota DPR ini juga dianggap konsisten sejak dari
awal hingga pengambilan keputusan opsi C
soal Bank Century. Sedangkan
Ganjar yang dikenal ramah dianggap santun, tenang dan bisa diterima
banyak pihak. "Kalau soal popularitas dibawah (untuk calon sekjen), Ara
yang memimpin," kata dia kepada Tempo di arena Kongres III PDIP, Hotel
Inna Grand Beach Bali, Sanur, Rabu (7/4).
Menanggapi maraknya
bursa sekretaris jenderal ini, Ara menilai Ketua Umum terpilih Megawati
Soekarno Putri pastinya sudah menyiapkan calon "pendamping"nya. Tak soal
tua atau muda yang penting loyalitas dan ideologi partai yang dipegang
harus kuat. "Dan dia harus diterima publik, karena kita harus
memenangkan suara nantinya di Pemilu 2014," katanya.
Ditanya soal
ini, Ganjar Pranowo menilai adanya bursa sekretaris jenderal hanya
menjadi perdebatan publik. Sedangkan kenyataannya mekanisme dalam partai
diserahkan kepada Ketua Umum. "Sekjen itu sama
halnya membentuk
kabinet. Itu hak ketum (Ketua Umum). Makanya menurut saya semua memiliki
peluang yang sama," katanya.
TEMPO Interaktif, Denpasar
T